Lama Baca 3 Menit

China Dorong Sidang Darurat Dewan Keamanan PBB Terkait Serangan Militer AS di Venezuela

06 January 2026, 09:38 WIB

China Dorong Sidang Darurat Dewan Keamanan PBB Terkait Serangan Militer AS di Venezuela-Image-1
Juru bicara Kementerian Luar Negeri Tiongkok, Lin Jian, mengadakan konferensi pers di Beijing pada 5 Desember 2025. /VCG

Bolong.id - China menyatakan dukungannya untuk penyelenggaraan sidang darurat Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (DK PBB) guna membahas serangan militer yang dilakukan Amerika Serikat terhadap Venezuela pada awal Januari 2026. Pernyataan tersebut disampaikan melalui juru bicara Kementerian Luar Negeri China, Lin Jian, dalam konferensi pers reguler yang digelar di Beijing pada hari Senin (5/1). 

Dilansir CGTN, Senin (5/1/26), Menurut Lin, China prihatin atas tindakan AS yang dianggap sebagai pelanggaran terhadap hukum internasional dan prinsip-prinsip dasar hubungan antarnegara, termasuk kedaulatan nasional dan larangan penggunaan kekuatan. Beijing menyerukan agar Washington memastikan keselamatan Presiden Venezuela, Nicolás Maduro, beserta istrinya, serta segera membebaskan mereka. China juga menekankan perlunya penyelesaian perbedaan melalui dialog dan negosiasi daripada tindakan sepihak. 

China mendukung DK PBB memainkan peran sesuai mandatnya dalam menanggapi krisis ini dan menyatakan kesiapannya bekerja sama dengan komunitas internasional untuk menegakkan Piagam PBB serta prinsip keadilan dan stabilitas internasional. Beijing menyatakan bahwa tidak ada negara yang dapat bertindak sebagai “polisi dunia” dan bahwa intervensi unilateral tidak dapat diterima dalam hubungan internasional. 

Serangan militer AS pada 3 Januari 2026 itu menyebabkan penangkapan dan pemindahan Presiden Maduro ke Amerika Serikat, memicu kecaman luas dari sejumlah negara dan organisasi internasional. Beberapa anggota Dewan Keamanan PBB mengecam tindakan tersebut sebagai pelanggaran terhadap kedaulatan Venezuela, sementara Amerika Serikat menyatakan langkah itu sebagai tindakan penegakan hukum terhadap dugaan perdagangan narkotika dan terorisme. 

Sidang darurat DK PBB ini menandai meningkatnya ketegangan geopolitik antara kekuatan global dan menjadi sorotan dalam dinamika hubungan internasional di awal 2026, di tengah perdebatan mengenai hukum internasional, hak kedaulatan negara, dan batas intervensi militer dalam urusan domestik negara lain.

Informasi Seputar Tiongkok